Beasiswa BA International Islamic Studies at ICAS Jakarta 2008

Kritik atas Psikologi Kontemporer

KRITIK ATAS KEJIWAAN MANUSIA KONTEMPORAR

Sudut Pandang Psikologi Tradisional (Sufisme, Timur)

Oleh Budhy Munawar-Rachman

Tahapan perkembangan batin manusia yang berkembang di luar pengalaman manusia akan diri dan dunianya, berawal dari kondisi tertentu dan unik. Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan perspektif. Tanpa perlu berdebat, kita bisa saja mengatakan bahwa sudut pandang “dari atas”, yang diwakili oleh manusia kontemporer dan manusia primordial, sangat jauh berbeda dari sudut pandang “dari bawah” yang tercermin dalam mentalitas manusia tradisional yang “terjatuh” (fallen). Sekilas tampaknya gap ini tidak bisa diatasi. Karena jika rahmat Allah untuk makhluknya yang berakal ini sungguh tidak terbatas, maka perbedaan adalah konsekuensi logis dari rahmat tersebut. Tapi di luar itu, perkembangan evolusi spiritual manusia sekarang ini mencapai suatu titik balik. Kini manusia punya pilihan untuk melakukan reorientasi diri: atau menuju “ke atas” (Surga), atau meninggalkan semua kesemuan untuk mencapai aspirasi yang lebih tinggi dan mengikatkan dirinya secara penuh dalam “dunia ini”.

Baca entri selengkapnya »