//
home

Tulisan Terbaru

Kini Piramida Gunung Padang Diteliti Tim Terpadu Lintas Ahli

Kini Piramida Gunung Padang Diteliti Tim Terpadu Lintas AhliSabtu, 31 Maret 2012 , 12:13:00 WIB Laporan: Teguh Santosa   RMOL. Hasil rembug para ahli yang dilakukan di Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas) hari Kamis lalu (29/3) antara lain memutuskan pembentukan tim terpadu lintas ahli untuk meneliti lebih lanjut piramida Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat. Hal … Continue reading »

  •   KH Muchtar Adam Memahami al-Quran atau Hadis butuh ilmu yg lengkap dan dalam.Satu contoh kata dharaba,sering diartikan hanya memukul,jadi kalau menterjemahkan kata dharaba hanya memukul saja,assosiasinya dengan tongkat atau kayu atau pedang.Jika orang sdh mempelajari "'Ilmu al-Wujuh wa al-Nadzair,dia akan menemukan bahwa dharaba kadang berarti memberi,menyampaikan , tetapi orang yg ilmunya segitu-gitunya dharaba itu hanya diartikan memukul,jadi Islam itu kejam,apalagi yg menulisnya memang niat jahat.Jadi sahabat-sahabat muslim yg niat baik,belajarlah 'Ilmu al-Wujuh wa al-Nadzair" nanti akan menemukan kata al-khair pada ayat ini berbeda dg al-khair pada ayat yg lain,al-huda pada ayat ini berbeda dengan ayat yg lain demikian juga al-taqwa.Apalagi kalau sahabat-sahabat naikkan ilmunya pada "Tarikh al-Lughah"=Sejarah bahasa akan dpt memperluas pengertian.Seperti syariah atau syariat,dulu begitu anti orang kpd istilah syariat,sekarang non muslim juga membangun bank syariah.Syariah berarti "air yg banyak dan bersih,mengalir kesatu titik dan membersihkan seluruh kotoran yg dilaluinya.Waktu di Parlemen,hanya 15 % yg pro syariah,85 % anti syariah.Yg paling ditakuti non Muslim jika ummat Islam menegakkan syariat,Mereka lebh takut dari pada ummat Islam sendiri.Kalau syariat ditegakkan seperti air itu.Nil dulu disebut syariat Nil,demikian juga Eufrat Syariat Eufrat.Demikian juga berkah,aslinya dari birkah,artinya kolam air dirumah,yg tenang,tdk pernah kebanjiran,gempa,kebakaran,sehingga rumah tangga yg berkah,negara yg berkah seperti kolam yg tenang.......
  •   KH Muchtar Adam Memahami al-Quran atau Hadis butuh ilmu yg lengkap dan dalam.Satu contoh kata dharaba,sering diartikan hanya memukul,jadi kalau menterjemahkan kata dharaba hanya memukul saja,assosiasinya dengan tongkat atau kayu atau pedang.Jika orang sdh mempelajari "'Ilmu al-Wujuh wa al-Nadzair,dia akan menemukan bahwa dharaba kadang berarti memberi,menyampaikan , tetapi orang yg ilmunya segitu-gitunya dharaba itu hanya diartikan memukul,jadi Islam itu kejam,apalagi yg menulisnya memang niat jahat.Jadi sahabat-sahabat muslim yg niat baik,belajarlah 'Ilmu al-Wujuh wa al-Nadzair" nanti akan menemukan kata al-khair pada ayat ini berbeda dg al-khair pada ayat yg lain,al-huda pada ayat ini berbeda dengan ayat yg lain demikian juga al-taqwa.Apalagi kalau sahabat-sahabat naikkan ilmunya pada "Tarikh al-Lughah"=Sejarah bahasa akan dpt memperluas pengertian.Seperti syariah atau syariat,dulu begitu anti orang kpd istilah syariat,sekarang non muslim juga membangun bank syariah.Syariah berarti "air yg banyak dan bersih,mengalir kesatu titik dan membersihkan seluruh kotoran yg dilaluinya.Waktu di Parlemen,hanya 15 % yg pro syariah,85 % anti syariah.Yg paling ditakuti non Muslim jika ummat Islam menegakkan syariat,Mereka lebh takut dari pada ummat Islam sendiri.Kalau syariat ditegakkan seperti air itu.Nil dulu disebut syariat Nil,demikian juga Eufrat Syariat Eufrat.Demikian juga berkah,aslinya dari birkah,artinya kolam air dirumah,yg tenang,tdk pernah kebanjiran,gempa,kebakaran,sehingga rumah tangga yg berkah,negara yg berkah seperti kolam yg tenang.......
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.